Saturday, November 28

Tidak Mengerti Oscillator? Berikut Penjelasan Sederhana untuk Anda

Sederhananya, osilator dapat diartikan sebagai indikator momentum. Ini karena banyak alat analisis teknikal pada osilator yang berguna untuk mengukur kekuatan momentum harga naik dan turun. Dikatakan trading forex banyak pedagang menggunakan osilator sebagai indikator. Yang unik dan menarik adalah banyak diantara mereka yang belum paham tentang penggunaan osilator. Kami akan menjelaskan osilator dengan cara yang sangat sederhana sehingga mudah dipahami oleh semua orang.

Swingers

Tren di pasar adalah arah umum dari pergerakan harga saat ini. Sedangkan momentum pasar dapat diartikan sebagai tingkat percepatan pergerakan harga saat ini. Osilator akan mengukur momentum di pasar berdasarkan perhitungan matematis.

Penurunan momentum terjadi pada saat tren naik atau turun dan ini merupakan indikasi bahwa ada indikasi tren akan segera berubah. Saat oscillator mulai menunjukkan penurunan selama trend bagus, ini merupakan indikasi bahwa trend akan berhenti dan harga akan mulai bergerak sideways atau upside down.

Begitu pula saat terjadi aliran ke bawah, di mana saat osilator menunjukkan penurunan yang stabil dari aliran ke bawah, hal ini dapat menjadi indikasi akhir aliran ke bawah.

Kondisi overbought dan oversold

Osilator juga akan memberikan wawasan tentang nilai overbought dan / atau oversold untuk memberikan nilai tambah bagi pelaku pasar.

Overbought terjadi ketika osilator bergerak ke level yang sangat tinggi dan penjualan yang berlebihan terjadi ketika osilator turun tajam ke level terendah. Pasar yang mengalami kondisi overbought dan oversold seharusnya mulai mengalami perubahan tren setelahnya.

Namun, pedagang dan investor yang terlibat dalam pasar tidak segera menempatkan posisi pendek saat pasar overbought dan membuka posisi pendek dalam situasi jual. Memang, strategi seperti itu bisa berhasil ketika kondisi pasar bergerak ke bawah dalam kisaran terbatas.

Hal yang perlu diperhatikan adalah saat kondisi pasar sedang dalam trend besar. Yang perlu Anda pahami adalah bahwa osilator biasanya dalam keadaan overbought atau oversold, hanya 10% dari periode pergerakannya, sedangkan 90% sisanya bergerak dalam range Overboght dan Oversold.

Fitur deviasi

Fitur penting lainnya yang perlu diperhatikan dalam Osilator adalah perbedaan antara harga tertinggi atau terendah baru. Perbedaan bullish terjadi ketika harga mencapai titik terendah baru dan Osilator diyakini gagal mencapai titik terendah baru. Demikian pula, Bearish Divergence dapat terjadi ketika harga membuat kenaikan baru dan osilator gagal membuat kenaikan baru.

Sederhananya, perbedaan tersebut merupakan indikasi awal dari perubahan pasar yang sedang terjadi. Ketika indikator perbedaan pada Osilator ternyata benar, ini memungkinkan pedagang untuk membeli di dekat harga terendah dan posisi pendek di dekat harga tertinggi.

Hal yang disayangkan adalah perbedaan osilator sering kali salah. Sejumlah besar sinyal yang diberikan oleh Oscillator-Divergences bertentangan dengan tren saat ini.

Kenali osilator Momentum

Momentum osilator terjadi saat membandingkan harga penutupan dengan harga penutupan untuk jangka waktu tertentu. Misalnya, Anda menghitung garis waktu menggunakan periode 9 hari, jadi yang bisa Anda lakukan hanyalah mengurangi harga penutupan 9 hari dari harga penutupan hari ini. Anda juga dapat menambah atau mengurangi durasi yang diinginkan jika Anda ingin osilator menjadi lebih cepat atau lebih lambat.

Rumus yang dapat Anda gunakan adalah M = C – Cn, C adalah harga penutupan saat ini dan Cn adalah harga penutupan hari yang disebutkan dalam contoh ini yang kami gunakan 9 hari.

Hasilnya adalah saat garis momentum bergerak horizontal, artinya pergerakan harga stabil dan cenderung lateral. Saat osilator mulai turun dari atas nol, kenaikan harga 9 hari kurang dari hari sebelum harga penutupan akhir.

Sebaliknya, saat momentum di atas berada di bawah garis nol, maka harga penutupan saat ini berada di bawah harga penutupan 9 hari terakhir. Saat aliran ke bawah memperoleh gaya turun, garis momentum akan bergerak lebih jauh ke bawah dari garis nol. Membalik negatif osilator menunjukkan perlambatan aliran ke bawah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *