Saturday, November 28

Memahami Domain dan Tingkatannya, Simak Yuk Sebelum Kamu Membuat Website!

Website menjadi wadah untuk menyampaikan berbagai informasi kepada khalayak dan menjadi elemen yang penting bagi siapa saja yang menjalankan usaha. Tak cuma itu, ini juga berlaku bagi kamu yang mendirikan situs pribadi untuk keperluan blogging dan lainnya.

Website juga membantu kamu untuk membuat brand atau bisnis jadi lebih profesional dan kredibel. Sebelum membuat situs, kamu harus mengenal beberapa istilah yang sering muncul salah satunya domain. Langsung simak informasi untuk cek domain web lebih lanjut, yuk!

Pengertian Domain

Secara sederhana, domain bisa didefinisikan sebagai alamat atau nama yang digunakan untuk mengenali server komputer, web server ataupun mail server. Beberapa contoh domain yang bisa kamu temukan, di antaranya Google.com, Facebook.com, Twitter.com, dan lainnya. Tujuannya untuk mempermudah pengguna dalam mengingat alamat situs. Nama-nama tersebut digunakan untuk mengganti deretan angka-angka IP yang cukup rumit dihafal.

Domain sering dikaitkan dengan hosting atau server. Namun, ketiganya merupakan hal yang berbeda namun saling terkait. Domain membutuhkan hosting/server untuk dapat dibuka sebagai sebuah alamat situs. Saat mendaftarkan nama domain, kamu tidak bisa mendaftarkan nama domain yang sudah terdaftar.

Tingkatan Domain

Sejarah domain cukup panjang. Domain pertama kali didaftarkan pada tahun 1985 dengan nama Symbolics.com. Nama tersebut didaftarkan oleh pabrikan komputer asal Massachusetts. Memasuki era 2000-an, kepemilikan domain tidak lagi didominasi perusahaan dan institusi pemerintahan. Perorangan pun sudah memiliki situs sebagai media personal branding. Domain sendiri terbagi menjadi tiga kategori, di antaranya:

  • Top Level Domain

Disingkat dengan nama TLD, domain yang masuk dalam kategori ini, contoh ceh domain web seperti .com (dotcommercial), .net (dotnetwork), .org (dot organization), .edu (dot education), .gov (dot goverment), .mil (dot military), .info (dotinfo) dan lain sebagainya. Top Level Domain sendiri dibagi ke dalam dua bagian, yaitu Global Top Level Domain (gTLD) dan Country Code Top Level Domain (ccTLD).

Sesuai dengan namanya, gTLD adalah level domain yang diperuntukkan bagi pengguna global, nama yang digunakan seperti yang telah disebutkan tadi. Sedangkan ccTLD merupakan domain khusus ditujukkan bagi negara-negara tertentu, misalnya Indonesia dengan kode ID (co.id, net.id, or.id, web.id, go.id dan seterusnya).

  • Second Level Domain

Tingkatan domain berikutnya adalah Second Level Domain atau SLD. SLD lebih bebas dan kamu bisa mendaftarkan nama sesuai dengan keinginan. Domain tingkat ini bisa dibeli dan didaftarkan. Umumnya, kamu akan dikenakan biaya registrasi yang wajib diperbarui paling singkat satu tahun.

  • Third Level Domain

Juga kerap disebut dengan subdomain, Third Level Domain bisa dibuat sesuai selera tanpa harus mendaftarkannya terlebih dahulu. Setelah kamu memiliki domain SLD plus hosting, maka kamu dapat membuat sub domain sesukanya dengan nama yang biasanya tersusun.

Cara Membeli Domain

Kini, membeli domain sangatlah mudah. Ada banyak situs penyedia layanan hosting Indonesia yang bisa kamu jumpai di mesin pencarian, salah satunya dewaweb.com. Dewaweb menawarkan harga domain paling murah. Semua domain yang kamu beli akan mendapatkan fitur komplit, di antaranya Domain Panel, DNS Management, Domain Forwarding, WHOIS Privacy Protection (optional), Domain Lock, dan DNSSEC.

Kamu dapat cek domain web mulai dari nama dan harganya secara lengkap di situs Dewaweb.com. Caranya juga gampang, kamu tinggal masuk ke halaman utama dan ikuti langkah-langkahnya saja. Dewaweb menyediakan beragam paket yang dapat kamu pilih sesuai dengan kebutuhanmu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *