Saturday, November 28

Maksimalkan Trading Dengan Indikator Squeeze Break

The Squeezee Break Indicator adalah panduan yang terinspirasi dari prinsip-prinsip John Carter yang membahas tentang perubahan suara dalam bukunya yang berjudul “Mastering The Trade”. Tak heran, tujuan pembuatan indikator ini adalah untuk mengidentifikasi peluang perdagangan dari perubahan harga. Dikutip dari broker forex terbaik Anda dapat meluangkan waktu sejenak untuk masuk saat voting harga naik, karena ini menandai transisi dari sideways ke trend. Jadi Squeeze Break ini, bisa diartikan sebagai indikator yang berfungsi untuk menyaring dan menghilangkan sinyal yang tidak terlihat kedepan saat pasar sedang konsolidasi.

Indikator Squeeze Break digunakan pada platform Metatrader 4 dan dapat digunakan untuk semua pair, terutama pair forex mayor. Untuk waktu perdagangan yang baik dengan indikator ini, Anda dapat melakukannya kapan saja dengan H1 ke atas. Indikator Squeeze Break akan muncul di sub jendela sebagai histogram. Indikator ini juga dilengkapi dengan indikator momentum yang berfungsi sebagai indikator kekuatan pergerakan harga.

Ada juga informasi tambahan di bagian atas grafik. Informasi ini biasanya menjelaskan pengukuran teknis indikator seperti ADX, MACD, Daily ATD, dan Stichastic secara real time. Dengan cara ini Anda bisa mendapatkan konfirmasi sinyal lebih lanjut tanpa harus memasang banyak indikator pada grafik.

Indikator ini mungkin berbeda dari indikator pemungutan suara lainnya yang mungkin menunjukkan perubahan pelebaran dan penyempitan bandwidth. Meski begitu, sinyal dari histogram Squeeze Break juga sangat akurat karena didapat dari pola pergerakan Bollinger band terhadap kanal Keltner. Indikator Squeeze Break Historigram memiliki warna hijau dan mengindikasikan peningkatan volume, karena pada saat itu Bollinger band putus dan menyebar dari saluran Keltner. Sedangkan histogram merah biasanya menunjukkan keadaan Bollinger band yang menyempit dan mengompresi saluran Keltner.

Selain itu, indikator ini memiliki fungsi alarm otomatis. Alarm otomatis ini biasanya akan aktif pada H4 dan seterusnya. Sistem peringatan akan muncul sebelum jeda terjadi karena perubahan peringkat, sehingga Anda dapat menjadikannya sinyal pendaratan untuk meningkatkan persiapan posisi entri Anda.

Seperti yang sudah dijelaskan di atas, jika kondisi potensi kondisi harga akan muncul saat Squeeze Break Historigram berwarna hijau di area positif di atas 0. Sebaliknya, Anda harus berhenti dan menghindari peluang trading jika histogram Squeeze Break berwarna merah dan berada di area negatif di bawah. nomor 0.

Pada dasarnya, Anda dapat melakukan berbagai cara untuk menemukan peluang perdagangan, tetapi tujuan utamanya adalah satu, yaitu menangkap sinyal yang berpotensi besar untuk sukses. Dengan memilah-milah peluang selama peringkat harga tinggi, Squeeze Break ini bisa menjadi indikator alternatif yang bisa Anda gunakan untuk mendapatkan sinyal perdagangan potensial.

Untuk mendapatkan kualitas sinyal yang baik, pastikan untuk memperhatikan ukuran histogram bar yang sedang dibentuk. Jika ukuran histogram bar bertambah, artinya rating harga juga akan semakin tinggi. Dengan cara ini, potensi penguatan trend akan lebih meyakinkan, dibandingkan hanya mengandalkan tampilan histogram Squeeze Break berwarna hijau dengan bar kecil.

Selain itu, Anda juga dapat memanfaatkan berbagai informasi pelengkap dengan menganalisis indikator teknis lainnya pada grafik Anda. Namun jika Anda masih awam dan tidak mengerti bagaimana mengukur indikator dengan angka, Anda bisa mengabaikannya dan fokus pada sinyal Sqeeze Break. Namun jika Anda memang perlu mengidentifikasi peluang dengan bantuan indikator lain, Anda bisa langsung menambahkannya ke grafik dan menggabungkannya dengan indikator Squeeze Break.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *